24 Oktober 2009

eBook Kumpulan Rumus Fisika Lengkap

Baca selengkapnya di eBook Kumpulan Rumus Fisika Lengkap

Ketua MPR Taufiq Kemas melawak ?

Tayangan video berikut diambil ketika pelantikan Presiden SBY dan Wapres Budiono yang dipimpin oleh Taufiq Kemas selaku Ketua MPR baru periode 2009 - 2014.
Entah sengaja atau tidak, terjadi beberapa kali kesalahan penyebutan titel SBY dan BJ Habibie. Suatu hal yang baru dalam dunia politik sekaligus pemerintahan kita, Ketua MPR kok grogi atau emang kurang persiapan?
Kalo buat pidato kayak gini aja kurang persiapan gimana nanti kalo pidato tentang rakyat, pak?
MPR itu instansi diatas Presiden lho.!!!
kok jadi kayak dagelan bin lawakan yang garing..
Sekarang gw baru setuju sama ucapan mantan Presiden kita, "MPR/DPR kita kaya taman kanak-kanak..."


Ingin mendownload tayangan video tersebut? Silahkan klik disini
Baca selengkapnya di Ketua MPR Taufiq Kemas melawak ?

Gegesik - Sekilas sejarah

Berikut adalah kilasan sejarah asal-usul berdirinya Kecamatan Gegesik..

Pangeran Gesang/Ki Gede Gesik berkedudukan di Gesik-Tengah Tani mempunyai tiga anak laki-laki dan satu orang anak perempuan yaitu Ki jagabaya, Ki Sumerang, Ki Baluran dan Nyi Mertasari. Ketika menginjak dewasa, keempat anak itu meminta untuk menguasai tanah cakrahan yang dimiliki ayahnya jauh sebelum dilaksanakan babad hutan. Atas permintaan anak-anaknya itu Ki Gede Gesik mengadakan perundingan dengan Ki Kutub (Sunan Gunung Jati) dan Ki Sangkan (Ki Kuwu Cerbon) yang hasilnya diterima dan disetujui bersama. Ki Gede Gesik selanjutnya memerintahkan keempat anaknya untuk membagi tanah cakrahan miliknya yang terletak di bagian utara perbatasan tanah Cirebon disertai seorang utusan Ki Kutub yang bernama Ki Warga asal Danalaya, guna menyaksikan dan memberikan pertimbangan dalam pembagian tanah itu. Setelah sampai di tanah cakrahan yang akan dibagikan, mereka menemui jalan buntu karena ketiga anak laki-laki mempunyai pendirian yang bertentangan dengan saudaranya yang perempuan. Ketiganya berpendirian bahwa pembagian untuk anak laki-laki harus berbeda dengan anak perempuan. Anak perempuan cukup mendapat bagian tanah sebesar payung. Tentu saja pendirian ketiga saudaranya itu ditentang Nyi Mertasari, karena menurutnya pembagian harus sama luas. Pertentangan pendapat ini cukup memakan waktu lama dan kecil harapan dapat diselesaikan, sedang Ki Warga sendiri tidak sanggup mengatasainya. Oleh karena cukup lama tidak ada kabar berita, Ki Kutub sangat khawatir akan keselamatan Ki Warga dan selanjutnya memerintahkan Ki Panunggul asal Pajajaran menyusul ke tanah cakrahan untuk mengetahui keberadaan mereka. Setelah mendapat keteragan Ki Warga bahwa pembagian tanah cakrahan belum terlaksana bahkan menimbulkan percekcokan, Ki Panunggul membuat kebijakan dengan mengadakan sayembara yang diterima semua pihak dimana Ki Panunggul bertindak sebagai juri dan Ki Warga saksi. Dikatakan oleh Ki Panunggul kepada mereka bahwa “ barangsiapa diantara mereka dapat menadatangkan jenis-jenis hewan isi hutan, maka tanah cakrahan ayahnya seluruhnya menjadi miliknya”. Berturut-turut sayembara dimulai dari Ki Jagabaya dan terakhir Nyi Mertasari. 1.KI JAGABAYA:Dalam waktu sekejap dapat menghadirkan kuda ekor panjang berkerocok baja, dan seekor anjing berbulu tebal. 2.KI SUMERANG:Setelah tangannya menepak air sungai tiba-tiba menjadi kering (Kaliasat) dan muncul buaya putih yang cukup besar. 3.KI BALURAN:Dengan tusukan jarinya ke dalam tanah muncullah seekor ular yang besar seperti pohon kelapa. 4.NYI MERTASARI :Menunjukan tangannya ke kanan dan ke kiri dengan menyebut banteng, singa, macan, badak, maka berdatanganlah binatang-binatang yang disebutnya itu. Selesai melakukan sayembara, Ki Panunggul selaku juri melakukan penilaian seperti berikut: 1.Hasil Ki Jagabaya Kuda berekor panjang dan anjing berbulu tebal tidak dianggap hewan isi hutan melainkan hewan piaraan. 2.Hasil Ki Sumerang: buaya putih yang tidak kecil dianggap hewan laut. 3.Hasil Ki Baluran: ular sebesar pohon kepala dianggap hewan biasa dan terdapat di mana-mana 4.Hasil Nyi Mertasari: banteng, macan, singa dan badak dinyatakan benar tempatnya di hutan dan Nyi Mertasari dinyatakan sebagai pemenang sayembara.

Atas kemenangannya itu, seluruh tanah cakrahan dinyatakan sebagai hak milik Nyi Mertasari, sedang ketiga saudaranya tidak mendapat kekuasaan/hak atas tanah ayahnya itu sedikitpun. Setelah pernyataan dan penyerahan tanah pada Nyi Mertasari, Ki Panunggul bersama Ki Warga pulang untuk menyampaikan laporan kepada Ki Kutub mengenai segala sesuatu yang terjadai pada pembagian tanah cakrahan Ki Gede Gesik, sejak menemui jalan buntu hingga akhirnya diselenggarakan sayembara yang diterima dengan baik oleh Ki Kutub. Ketiga anak laki-laki yang gagal/kalah dalam sayembara merasa menyesal dan kecewa (sesudah ditinggalkan Ki Panunggul dan Ki Warga). Tidak lama kemudian datanglah Ki Warsiki dari Kedungdalem menghampiri ketiganya dan menanyakan mengapa mereka terlihat gundah, murung dan sedih. Pertanyaan Ki Warsiki dijawab dengan terus terang, dan diceritakan oleh ketiga anak laki-laki Ki Gede Gesik itu dari awal sampai akhir. Setelah Ki warsiki mengetahui duduk persoalannya, ia menyarankan agar ketiga anak itu segera menghadap Ki Kutub supaya bersedia meninjau kembali keputusan sayembara yang dilakukan Ki Panunggul. Saran Ki Warsiki diterima baik, akan tetapi mereka tidak berani langsung menghadap Ki Kutub. Mereka akhirnya meminta bantuan dan pertolongan Ki Warsiki untuk menghadap Ki Kutub menyampaikan ketidakpuasan atas hasil sayembara Ki Panunggul. Ki Warsiki menyatakan bersedia dan sanggup menghadap Ki Kutub, ia meminta diberi bagian tanah cakrahan sebagai tanda jasa. Dengan penuh keyakinan Ki Warsiki pergi menghadap Ki Kutub. Sesampainya di Keraton, ia menyampaikan maksud kunjungannya dan menceritakan ketidakpuasan ketiga anak Ki Gede Gesik dalam pembagian tanah cakrahan dengan cara sayembara dan meminta pertimbangan Ki Kutub supaya meninjau kembali keputusan Ki Panunggul. Ki Kutub menyatakan bahwa hal itu bisa saja dilakukan, asalkan Nyi Mertasari sebagai pemenang tanpa paksaan bersedia berunding. Bukan main gembiranya Ki Warsiki setelah mendengar jawaban Ki Kutub. Kemudian Ki Warsiki menemui Nyi Mertasari dan membujuknya supaya mau berunding kembali bersama ketiga saudaranya dalam persoalan keputusan sayembara. Atas pengaruh Ki Warsiki, Nyi Mertasari Menyatakan kesediaannya untuk meninjau kembali keputusan hasil sayembara, dan akhirnya Nyi Mertasari memberikan sebagian tanah cakrahan kepada saudara-saudaranya dan ia menentukan sendiri batas-batas tanah yang diberikan kepada ketiga saudaranya itu. Ki Jagabaya diberi tanah bagian sebelah utara, Ki Sumirang bagian selatan, Ki Baluran bagian barat laut, dan sisanya yang berada ditengah-tengah adalah bagian Nyi Mertasari sendiri. Setelah pembagian tanah dapat diselesaikan dan diterima semua pihak, mereka kemudian berunding kembali dan menetapkan Ki Jagabaya sebagai Ki Gede Jagapura, Ki Sumirang sebagai Ki Gede Bayalangu, Ki Baluran sebagai Ki Gede Guwa dan Nyi Mertasari sebagai Nyi Gede Gesik. Ditetapkan pila Nyi Gede Gesik Sebagai pemimpin daerah itu, karena keunggulannya dalam sayembara. Sesuai dengan janji untuk memberikan tanda jasa, Ki Gede Jagapura memberi tanah yang terletak di sebelah selatan jagapura blok situnggak. Ki Gede Bayalangu memberi tanah di blok sikacang, dan Nyi Gede Gesik walaupun tidak menjanjikan memberi tanah juga di blok sijinten. Adapun Ki Gede Guwa tidak memberi tanah, karena letaknya terlalu jauh. Sebagai gantinya Ki Warsiki meminta supaya Ki Gede Guwa bersedia memikul kebutuhan adat penduduk kedungdalem berupa gamelan panggung. Oleh karena itu hingga sekarang terdapat tanah bagian kedungdalem yang terpisah dari tanah kedungdalem, yaitu blok situnggak, sikacang, sijinten, dan blok panggung wayang. Nyi Gede Gesik meskipun seorang wanita akan tetapi besar sekali hasratnya untuk menguasai tanah, hingga mengadakan perluasan dengan menebang hutan yang berada di tepi pantai sebelah timur laut dari daerahnya yaitu di daerah luwung (leuweung/hutan) Gesik (sekarang terletak dikecamatan krangkeng kabupaten Indramayu). Setelah Ki Kutub mengetahui Nyi Gede Gesik Bermaksud menguasai Luwung Gesik, ia melarangnya. Menurut Ki Kutub tanah itu khusus disediakan untuk para dedemit dan siluman. Oleh karena itu Nyi Gede Gesik tidak jadi melakukan perluasan. Ki Panunggul sangat tertarik akan kecantikan Nyi Gede Gesik, dan bermaksud ingin menjadikannya istri. Atas saran Ki Warga, Ki Panunggul menemui Ki Lebe Embat-embat untuk menikahkannya, akan tetapi Ki Lebe tidak bisa memenuhinya dan disarankan untuk menemui Ki Lebe Bakung, kemudian Ki Lebe Bakung bersama Ki Panunggul berangkat menuju Gesik untuk melaksanakan perkawinan dengan Nyi Gede Gesik. Dari perkawinan dengan Ki Panunggul Nyi Gede Gesik Mempunyai keturunan dua orang. Anak laki-laki diberi nama Raja Pandita, dan yang wanita tidak disebut namanya. Raja Pandita setelah dewasa disayangi oleh Ki Sangkan dan ditugaskan menjaga keamanan di daerah ibunya. Adapun anak wanita disayangi oleh ki Lebe Bakung, dan karena sayangnya Ki Lebe Bakung meminta pertimbangan pada Ki Warga untuk meniokahinya. Sambil tersenyum ki Warga mengatakan kepada Ki Lebe Bakung demikian “kapi asem temen apa ora lingsem pas ngawinaken m’boke, anake arep dikawin dewek”. Karena kata-kata itu Ki Lebe Bakung selanjutnya disebut Ki Lebe Asem. Pada akhirnya terlaksana juga perkawinan dengan anak perempuan Nyi Gede Gesik tersebut. Dari perkawinan ini Ki Lebe Asem mempunyai keturunan dua orang anak laki-laki. Setelah dewasa kedua anak ini meminta orang tuanya untuk dapat menguasai daerah kekuasaan. Atas saran Ki Warga, tanah kekuasaan Nyi Gede Gesik dibagi dan diserahkan kepada kedua cucunya itu.

•Bagian dearah Karadenan kemudian menjadi Gegesik Kidul •Bagian daerah Ketembolan kemudian menjadi Gegesik Lor Oleh karena itu Ki Lebe Asem mempunyai putra lagi sebanyak dua orang, tanah Nyi gede Gesik dibagi menjadi dua itu kemudian masing-masing dibagi dua bagian lagi. Keradenan (GegesikKidul) menjadi Karacenan dan Kedayungan (Gegesik Wetan) ; Ketembolan (Gegesik Lor) menjadi Ketembolan dan Kecawetan (Gegesik Kulon). Sebutan tersebut menunjukan ciri-ciri pemimpin dan rakyat dari masing-masing desa sebagai berikut. Gegesik Kidul/Keradenan pemimpinnya bersifat keningratan, rakyatnya suka/pandai mengarang kata-kata(nganggit omongan). Pimpinan Gegesik Wetan/kedayungan menonjol dalam hal baik maupun buruk, rakyatnya suka beramai-ramai tanpa isi. Gegesik Lor/ketembolan pemimpinnya ditaati bawahan, rakyat senatiasa menggerutu dibelakang; sedangkan Gegesik Kulon/kecawetan pemimpinya disiplin,rakyatnya senantiasa menyerah tanpa bekas.
Baca selengkapnya di Gegesik - Sekilas sejarah

Koleksi Film Harry Potter Lengkap 1 - 6

==HARRY POTTER & THE SORCERER'S STONE==



>DOWNLOAD<
Subtitle inggris
Subtitle indonesia

==HARRY POTTER & THE CHAMBER OF SECRETS==


Bagian I
Bagian II
Bagian III
sudah termasuk subtitel bahasa Indonesia


==HARRY POTTER & THE PRISONER OF AZKABAN==



>DOWNLOAD<
Subtitle inggris
Subtitle indonesia



==HARRY POTTER & THE GOBLET OF FIRE==



>DOWNLOAD<
Subtitle inggris
Subtitle indonesia



==HARRY POTTER & THE ORDER OF THE PHOENIX==



>DOWNLOAD part 1<
>DOWNLOAD part 2<
Subtitle inggris
Subtitle indonesia

==HARRY POTTER & THE HALFBLOOD PRINCE==

http://www.indowebster.com/Harry_Potter_And_The_HalfBlood_Prince2009DvdRip.html
Subtitle english
Baca selengkapnya di Koleksi Film Harry Potter Lengkap 1 - 6

BENCI DISKO VCD 2009 download



HAMDAN (Denny Malik), jago disko dan cowok katro yang dipuja-puja di lingkungan rumahnya harus menikahi JUBAEDAH dan LUSI karena keburu hamil. Dasar geblek, dua istrinya ini dikontrakin bersebelahan di gang Kelinci. Sembilan bulan kemudian lahirlah dua anak laki-laki masing-masing dari Jubaedah bernama HARIM (Tora Sudiro)dan Lusi bernama SETIAWAN (Vincent Club80s). Kehidupan mereka makin kacau karena tiada hari tanpa cekcok di antara mereka

Sepuluh tahun berlalu sejak Hamdan meninggalkan keluarganya dan lari bersama perempuan gembrot dan anak perempuannya Harti. Sekarang Harim menjadi pelaut yang sudah berlayar selama lima tahun dan tidak pernah pulang sementara Setiawan merubah namanya menjadi Setiawanti. Hari itu Harim dan Setiawan pergi ke rumah sakit karena Hamdan mau memberikan wasiatnya sebelum dia meninggal. Tapi ternyata bukannya warisan tapi malah kewajibanyang mereka terima karena Hamdan menitipkan Harti (Poppy Sofia) ke mereka untuk dicarikan jodoh orang kaya yang ternyata cuma mau menikah dengan cowok yang jago disko. Harim dan Setiawan yang sumpah mati “benci disko” mau nggak mau menuruti karena kepepet

Pilihan Harti jatuh ke seorang cowok jago klasik disco bernama HERMAN AMIR (Ari Untung) yang ternyata murid AHMAD KHALID musuh bebuyutan Hamdan. Akankah Harim dan setiawan berhasil memenuhi permintaan Harti dan juga mengembalikan nama baik keluarga Hamdan...?

Jenis Film :
Comedy
Produser :
Gope T. Samtani, Subagio S.
Produksi :
Rapi Film

Pemain :
Tora Sudiro
Vincent Rompies
Denny Malik
Poppy Sovia
Arie Untung
Sutradara :
Rako Prijanto

DOWNLOAD LINK
http://rapidshare.com/files/295066566/Benci.Disko.VCD.2009.CD1._JuLKiPLI_.part1.rar
http://rapidshare.com/files/295121933/Benci.Disko.VCD.2009.CD1._JuLKiPLI_.part2.rar
http://rapidshare.com/files/295162573/Benci.Disko.VCD.2009.CD1._JuLKiPLI_.part3.rar
http://rapidshare.com/files/295213992/Benci.Disko.VCD.2009.CD2._JuLKiPLI_.part1.rar
http://rapidshare.com/files/295315799/Benci.Disko.VCD.2009.CD2._JuLKiPLI_.part2.rar
http://rapidshare.com/files/295470329/Benci.Disko.VCD.2009.CD2._JuLKiPLI_.part3.rar

atau
http://www.indowebster.com/BenciDiskoVCD2009CD1_JuLKiPLI_avi.html
http://www.indowebster.com/BenciDisk...KiPLI_avi.html
Baca selengkapnya di BENCI DISKO VCD 2009 download

23 Oktober 2009

My Blog Ganti Kulitttt..!!!!!

Buat refreshin' my mind, akhirnya gw putusin ganti kulit blog gw, i hope u like it guys !! :D
Baca selengkapnya di My Blog Ganti Kulitttt..!!!!!

22 Oktober 2009

Curhat ahhh :)

Agak terlambat tema yang gw tuliskan sekarang.. :)

No problemo, tiada kata terlambat bwt siapa pun yang mau berusaha.!!

wew ngomong apaan sih gw, wakaka..

Sebelumnya gw minta maaf, blog ini masih monolog alias belum mengijinkan temen-temen ikutan nulis komentar mengenai tulisan2 yang gw angkat. Bkn apa-apa sih, gak enak aja kl sampe ga gw bales2 gara-gara gw lagi bueteeee beradd dalam kebosanan :))

Sebelumnya, kemaren2 smpet terlintas gw mo makan bangku kuliah lagi, tapi setelah gw pikir2, buat apa? title?? ahhh.. gw ga gila dengan deretan title di nama gw. Belakangan jg makin santer opini orang tentang kehidupan pribadi gw (cieee.. sok jadi artis gw..) Yup, gw emang lagi sendiri, trus kenapa? ada masalah??

Buat gw, hidup tinggal jalanin aja. Pahit ama manis itu kan bumbu, nikmati aja lah ga usah dibikin repot, so maaf nih buat para gosipper.. kalian mo ngomong apa pun juga telinga gw mana bisa denger hal gituan wkwkwkk

Seorang sahabat nyletuk ke gw, "Lo hidup ga sendirian, kita ini makluk sosial yang butuh orang lain.." Gw tersenyum geli mendengarnya, lahh sapa yang bilang kalo gw ga butuh orang lain? Sapa yang bilang kalo gw ga peduli orang lain? Jelas2 gw butuh temen, tapi buat gw temen itu adalah seseorang yang menghargai daerah kawannya. Jelas2 gw paling ga suka kehidupan pribadi gw dicampuri orang lain, apalagi ama mereka yang sok kenal.

Gw sering di anggap sombong dengan sikap gw ini. Arogan katanya..

Secara pribadi gw minta maaf sama siapapun yang udah menganggap gw sombong, karena mungkin secara tidak sengaja gw bersinggungan dengan deskripsi manusia tidak sombong versi mereka.

Gw emang pendiam dan jarang menyapa orang duluan.

Kenapa? Biasanya itu terjadi ketika gw berada di lingkungan yang asing buat gw, orang-orang yang baru gw kenal atau orang yang gw kenal tapi belum pernah ngobrol. Bahkan dengan guru SD/SMP/SMA/Dosen gw pun gw cenderung diam. Sebenarnya gw pengen sih kaya yang lain, yang bisa dengan santai hangat menyapa, ngobrolin sesuatu, ketawa bareng, dll Tapi gw gak bisa, gw kaku untuk memulai semua itu, akibatnya gw milih menghindar..

Akibat itu, gw sudah berlaku sombong sesuai pasal 1 ayat 2 UU Pergaulan... :)

Cewe gw bilang, pertama kali ketemu gw, kesan yang ditangkap adalah gw yang cool, dingin, gak peduli, yahh mirip2 ama tokoh Rangga di AADC.

Tapi cewe gw yang lain bilang (yang ini karena kita udah temenan duluan baru pacaran) kesan yang dia tangkap adalah gw yang rame, humoris, pintar, baik dan malas.

2 Orang yang kemudian jadi pacar gw memiliki kesan pertama tentang gw begitu berbeda.

Jadi inilah gw, cuek dengan gosip, apatis dengan opini, lebih fokus pada apa yang harus gw lakuin ketimbang ngurusin sosial business yang ga tahu ujungnya mau kemana. Di mana gw merasa nyaman kesanalah gw bakal berjalan.. Apapun yang mau orang bilang tentang langkah gw, i don't care..

Baca selengkapnya di Curhat ahhh :)

21 Oktober 2009

Virgin 2 : Bukan Film Porno


Tentang persahabatan dua orang remaja putri Tina (Christina Santika, 16 th) dan Nadya (Joanna Alexandra, 19 th) yang terjerumus ke profesi kelam yang seharusnya tidak mereka lakukan di usia mereka. Masa remaja bukanlah hal yang mudah bagi mereka. Persahabatan seringkali harus dibayar dengan mahal, bisa jadi dengan sebuah kematian tragis, justru ketika mereka ingin merubah jalan hidupnya

Jenis Film :
Drama

Produser :
Chand Parwez Servia

Produksi :
Starvision Plus – Indie Picture Productions

Pemain :
Joanna Alexandra
Christina Santika
Yama Carlos
Ramon Y Tungka
Iqbal Azhari
Ari Darsono

Sutradara :
Nayato Fio Nuala

Penulis :
Ian Janpanay

Download di Hotfile
part 1
part 2
part 3

Download di IDWS
Baca selengkapnya di Virgin 2 : Bukan Film Porno

PUNK IN LOVE free download


Synopsis

Punk In Love: Lima Hari Mencari Cinta
Film ini bisa dibilang beda dari yang lain, pertama dilihat dari lokasi syutingnya yang mengambil tempat di sepanjang Pantura. Kedua, film ini mengajak penonton melihat kehidupan kaum Punk secara lebih dekat dan lebih transparan. Ketiga, film ini ingin menyentuh nurani penonton kalau ‘Anak Punk juga manusia’, sesuai dengan taglinenya ‘Rambut boleh jigrak, hati tetep... dangdut!’


Diceritakan keempat anak punk berhati romantis ini adalah Arok (Vino G. Bastian), Yoji (Andhika Pratama), Mojo (Yogi Finanda), dan juga Almira (Aulia Sarah) yang nekat hijrah ke Jakarta demi mengejar sebuah obsesi yang cukup cengeng buat seorang punkers, yaitu ingin menyatakan cinta kepada gadis pujaan hati sebelum gadis itu menikah dengan pria lain.


Bermodalkan idealisme dan jigrak pada rambutnya, keempat punkers ini lalu melakukan perjalanan sepanjang Pulau Jawa. Tidak disangka mereka banyak menemui kejadian-kejadian aneh bin ajaib yang mengundang tawa penonton, mulai dari kebanjiran, kejar-kejaran dengan bis maut di sepanjang jalur Pantura, berantem dengan tukang sate, serta seabrek petualangan konyol dan seru lainnya yang harus mereka lakoni demi mempertahankan idealisme sekaligus menguak siapa jati diri mereka sebenarnya.


Sutradara Ody .C. Harahap yang sebelumnya pernah menggarap 2 film drama bertajuk Alexandria dan Selamanya serta sekuel film komedi Kawin Kontrak dan Kawin Kontrak Lagi. Di film kelimanya ini ingin menghadirkan suatu film komedi yang segar, plus suguhan pemandangan mengagumkan sepanjang Bromo, Cepu, Pati, Semarang dan Cirebon yang menjadi saksi tingkah kekonyolan Vino dan kawan-kawan yang baru kali ini bermain di film bergenre komedi. (Ind)


Pemain :
Vino G. Bastian
Andhika Pratama
Yogi Finanda
Aulia Sarah
Catherine Wilson
Davina Veronica

Sutradara :
Ody C. Harahap

DOWNLOAD DI IDWS

DOWNLOAD DI RAPIDSHARE
part 1
part 2
part 3

Baca selengkapnya di PUNK IN LOVE free download

Isi Blog lagiiii.. :)

Ga krasa dah lama juga gw ga aktif ngisi blog lagi..
Kesibukan..
Kalo dibilang sibuk sih gak juga, soalnya gw masih 80% hidup depan internet, tapi melakukan sesuatu secara rutin emang selalu bikin gw cepet bosen.
Dan karena kebosanan itulah gw males buka blog, kalaupun buka web, itu gw lakuin cmn buat nyari pilem2 buat gw donlot trus tonton biar ilang kekakuan gw dlm menjalani hari yang kian lama kian kerasa berat.
hidup dalam pilihan ternyata berat juga ya..
Bingung milih mana yang terbaik buat hidup kita ke depan, dengan satu tujuan yang gw yakin semua manusia pengen idup bahagia, bla-bla-bla..
Hidup bahagia selamanya..
jelas suatu hal yang cuman ada di dunia fairy-tales (cerita dongeng), untuk hal yang se-simple itu, di dunia nyata ini butuh perjuangan yang gampang banget buat semua orang ucapkan.
Lihat hidup orang lain, seolah mereka tanpa beban, mengalir bersama angin, tersenyum di sela peluh. Gw suka merhatiin di jalan, aneka bentuk perbedaan manusia silih berganti kita tonton di pinggiran jalan, liat pedagang asongan yang dengan riang bercanda bersama teman-temannya. Liat seorang tukang becak yang tertidur lelap di atas becaknya dengan begitu nyaman, liat pedagang kelontong yang menunggu pembeli sambil melamun santai, liat pemuda-pemudi yang asyik berpelukan erat diatas sepeda motor seolah dunia hanya milik mereka semata, liat pula seorang eksekutif muda di atas sedan sedang bercengkerama dengan seorang perempuan yang gw kira pacarnya, dan liat juga orang-orang yang berdiri diatas bus sambil tetap bercanda dengan temannya yang terjepit.
Semua tersenyum dengan alasan masing-masing, tak peduli strata apa mereka.
Indah dan harmonis..
tapi.. itulah tipuan mata, mana kita tahu beban apa dibalik senyuman itu, mana kita bisa liat kesusahan sebesar apa yang menggelayuti pikiran manusia-manusia yang sedang asyik bersenda gurau itu.
Kita... lebih suka melihat, karena mata kita hanya bisa menyaksikan apa yang ada dipermukaan.
Baca selengkapnya di Isi Blog lagiiii.. :)